Harga Cabe Melonjak Hingga Rp90 Ribu Per kg
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Menurunnya produksi cabe dari petani di daerah pemasok Kora Berastagi Provinsi Sumatara Utara akibat bencana alam gunung meletus, berdampak melonjaknya harga cabe merah di pasaran hingga Rp90 ribu per kgnya.
Bahkan diakui Kepala Dinas Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKP3) Rohul, M Ruslan M.Si didampingi Kabid Ketahanan Pangan, Tri Ismadi serta Kasi Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Sukardi, Selasa (11/11/2014) mengakui, dari pendataan petugas BKP3 Rohul di pasar Senin, Senin (10/11/2014) harga cabe merah di pasaran capai Rp90 ribu per kgnya, sedangkan untuk per onsnya dijual pedagang Rp10.000.
“Pasokan cabe merah, dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Untuk pasokan cabe di Sumatera Utara, sejak terjadinya bencana alam gunung meletus, kini produksi tidak ada lagi. Sedangkan pasokan dari Sumatara Barat sendiri, juga berkurang akibat musim penghujan,”kata Tri Ismadi.
Naiknya harga cabe merah dari harga sebelumnya Cuma Rp60 ribu per kgnya menjadi Rp90 ribu per kg, menyebabkan daya beli masyarakat terhadap cabe merah menurun. Juga dampak lainnya, pedagang tidak bisa menjual dengan jumlah banyak.
Tri Ismadi juga mengakui, agar kebutuhan dan ketersediaan cabe merah bisa terpenuhi di Rohul, perlunya dinas terkait seperti Dinas Tanaman Pangan dan Holtikulruta, memberdayakan pretanian cabe merah ke petani.
“Bila ada interpensi pemerintah, dengan adanya cabe inpor, maka cabe merah harganya akan bisa ditekan sehingga harga cabe merah bisa stabil dan murah,”ungkap Tri Ismadi. (MPR)