Hasil Industri Kerajinan Rohil tembus Pasaran Riau
BAGANSIAPIAPI - Hasil Industri Kerajinan Binaan Sanggar Tekad "Pucuk Rebung" dibawah Binaan Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Rohil saat ini mampu menembus pasaran Propinsi Riau.Hasil Industri Kerajinan seperti Alat Pelaminan Khas Melayu,tutup Dispenser,Tobles,Bunga Telur,Sandaran Kursi,Tabir setiap tahun nya terjadi peningkatan.
ya,Hasil Industri Kerajinan Tangan yang kita lakukan pembinaan sejak 7 tahun yang lalu telah mampu menembus pasaran Di Propinsi Riau,seperti Pekan Baru,siak,Dumai,Inhil dan beberapa kabupaten lain nya di Riau.sementara hasil dari kerajinan itu digunakan untuk membeli Bahan bakunya dengan tujuan Industri kerajinan itu bisa berkembang,"kata Kadisperindag Rohil,Syafruddin ,Senin (13/4) di Bagansiapiapi.
Dikatakan Syafruddin,Selain memasarkan hasil Industri kerajinan jemari asli daerah rohil itu dibeberapa Kabupaten yang ada di Propinsi Riau,kita juga menerima pesanan.sanggar Tekad"Pucuk Rebung"ini memiliki 10 orang pekerja dan 3 orang pembimbing dari disperindag Rohil."kita hanya melakukan Pembinaan selama satu tahun,kalau mereka sudah pintar maka akan kita lepaskan dengan tujuan supaya mereka mampu membuka usaha sendiri.
Sementara itu,Kepala Seksi (Kasi) Aneka Industri Kerajinan Disperindag,Dra.Purnamawati yang juga sebagai pembimbing Sanggar Tekat "Pucuk Rebung" berharap sanggar yang dibinanya kedepan mampu menembus pasaran di Luar Riau dengan meminta dukungan dari semua pihak."hasil dari kerajinan jemari Rohil ini sudah tidak diragukan lagi,setiap tahun nya terjadi peningkatan.
Bahkan kita juga pernah menerima Pesanan dari Luar Rohil seperti Medan Propinsi Sumatra Utara (Sumut).saat ini hasil kerajinan ini yang paling banyak diminati adalah Tepak sirih,Sandaran Kursi,Tutup Toples.mengenai Harganya bervariasi,mulai dari Rp15 Ribu hingga Rp100 Ribu Rupiah."kalau Alat pelaminan kita tidak menjual dan hanya untuk disewakan,"jelas Purnamawati. ( Mpr /Af )