Jelang Kenaikan BBM, LPG Melon terjadi Kenaikan
BAGANSIAPIAPI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) kabupaten Rokan Hilir mengelar rapat menyepakati penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Melon 3 Kilogram. Hal itu menyusul adanya rencana Pemerintah Pusat Menaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) 1 April 2015 mendatang.
Dari hasil kesepakatan penentuan HET, tim mengajukan Sk ke bupati untuk direkomendasikan ke propinsi,"Rencana HET diberlakukan awal April 2015," kata Kadisperindag Rohil,H.Syafruiddin melalui Kabid Perdagangan Disperindag Rohil,Rafizal,Spi,Kamis (26/3) di Bagansiaiapi.
Dikatakan Rafizal,harga penetapan HET LPG Melon 3 Kilogram ditingkat pangkalan sebesar Rp18 ribu/tabung.harga itu terjadi kenaiakan sebesar Rp 2 ribu dari harga sebelumnya yakni Rp16 ribu/tabung."Kita sudah pertimbangkan kenaikan untuk tiga tahun mendatang, jadi asumsinya dihitung termasuk ongkos transportasi,"ujar nya.
kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap LPG melon dinilai tidak terlalu Mahal, namun tetap juga berpengaruh besar terhadap kenaikan harga sembako lain nya."Kami sudah kelapangan bersama tim, hasilnya kenaikan LPG Melon 3 Kg dampaknya sangat kecil dibandingkan kenaikan sembako.
diakui Rafizal,Sejauh ini memang belum ada terlihat gejolak di masyarakat terhadap rencana kenaikan harga BBM didaerah khususnya di kota Bagansiapiapi. Namun demikian, disperindag tetap melakukan pemantauan untuk memastikan harga agar tetap stabil,"pungkasnya. ( Mpr /Af )