Krisis Minyak Di Kab.Meranti Lumpuhkan Ekonomi Warga
risis bahan bakar minyak kembali terjadi di Kota Selatpanjang,jum'at(29/8/14) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Akibat sulit mendapatkan bensin, warga terpaksa bertahan di rumah.
“Rencananya mau nyari bensin pagi ini, tapi karena takut tidak ada yang jual ya tidak berani keluar, daripada harus dorong motor nanti,” kata seorang warga Selatpanjang, dedi
Kondisi ini membuat dia dan warga lainnya terpaksa bertahan di rumah dan tidak menggunakan sepeda motor untuk beraktifitas. Padahal menggunakan motor sudah menjadi kebutuhan keseharian, termasuk untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Kalaupun ada yang menjual bensin, dia menyebut harga yang diberikan terlalu mahal, bahkan hingga Rp20.000/liter. “Mereka seperti mengambil kesempatan dalam kesempitan yang dialami warga, seperti sengaja untuk menimbun bensin,” katanya.Di tambah lagi,kalo mau naikin harga BBM ya naikin aja tapi jangan di persulit begini lah,ungkap dengan wajah kesal.
Sulitnya mendapatkan bensin di kota yang terletak di tepi pantai timur Sumatera ini, sudah berlangsung selama seminggu terakhir. Keluhan warga kota dalam menghadapi masalah ini juga disampaikan lewat status media sosial blackberry messenger dan facebook.
Dedi berharap kondisi ini segera membaik dan pihak pemerintah harus dapat cepat tanggap kondisi kami di kab.meranti sehingga tidak lagi menyulitkan warga beraktifitas sehari-hari.(mpr/windy)