SPBU diminta untuk membatasi pengisian BBM menggunakan Jerigen
BAGANSIAPIAPI - Beroperasinya kembali Stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pasca kebakaran kecil beberapa waktu lalu membuat Bahan Bakar Minyak (BBM) diwilayah kecamatan Bangko dan sekitarnya berjalan Normal. SPBU yang terletak di Batu empat ini sempat terhenti pengoperasiannnya oleh pihak Pertamina dikarenakan adanya insiden kebakaran.
Setelah memenuhi 13 Item yang diminta oleh pertamina, akhirnya SPBU diizinkan kembali berperasi seperti biasanya. Sayangnya, SPBU masih saja mengutamakan pengisian BBM dengan menggunakan Jerigen.
"kita Minta SPBU membatasi pengisian BBM dengan menggunakan Jerigen, Utamakan pengisian BBM Kendaraan bermotor terlebih dahulu, "kata Anggota DPRD Rohil Hendra ST, Senin (15/6) di Bagansiapiapi.
Dilanjutkan Hendra, pihaknya sudah beberapa kali menegaskan kepada pihak SPBU supaya mengutamakan pengisian BBM kendaraan bermotor. hal ini tentunya selain menghindari kemacetan, juga tidak adanya komplen dari masyrakat, "ujar Hendra.
Politisi Partai Gerindra ini juga meminta pihak direksi PD SPR untuk mengirimkan hasil neraca keuangan mulai tahun 2005 sampai 2011. Sebab, sejak berdiri tahun 2002 dan beroperasi tahun 2005, PD SPR belum menyerahkan hasil laporan keuangan mereka, "Cibirnya.
"Sekarang jabatan direksinya baru diperpanjang, mudah-mudahan dapat bekerja lebih profesional. Seharunya neraca keuangan mereka kirimkan ke bagian ekonomi dan DPRD, tetapi setelah dikroscek ternyata tidak ada, "pungkas Hendra mengakhiri. (Mpr/Af)