Suparman Pastikan APBD 2015, Januari Sudah Jalan
Untuk itu dirinya berarap, kegatan tahun 2015 sudah harus jalan diawal tahun. Sehingga tidak ada lagi alasan "terhukum waktu" dalam menyelesaikan kegiatan pembangunan.
"Kita sudah minta Satker untuk mengesa kegiatan melalui hearing dengan Komisi yang ada. Jika serapan tidak terjadi sesuai harapan, akan dijadikan pembelajaran ke depan", terangnya pada wartawan, Minggu (26/10)
Lebih jauh diterangkan juga oleh Politisi Partai Golkar Dapil Rohul ini, beberapa masalah yang terjadi dalam kepemimpinan saat ini adalah dalam sisa waktu terjadi transisi kepemimpinan sehingga perlu penyesuaian terhadap "semangat" pemimpin baru. Kemudian ada persoalan dalam pelaksanaan pelelangan kegiatan dan tidak tergambarnya visi dan misi pemimpin yang baru dengan apa yang sudah diprogramkan oleh yang lama.
"Ini akan kita jadikan gambaran, kedepan apa yang menjadi program akan disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah" jelasnya dengan sedikit memberikan solusi.
Sebagaimana yang diberitakan media ini, APBD 2015 Provinsi Riau sudah disahkan pada awal bulan September 2014 lalu dengan total anggaran sebesar Rp10,7 triliun. Defisit Rp2 triliun karena pendapatan yang hanya Rp8,7 triliun. Pendapatan proyeksi 2015 sebesar Rp8,718 triliun terdiri dari PAD, dana bagi hasil dan pendapatan daerah lainnya yang sah. (MC Riau/irvan)