Gajah Liar Selalu Resahkan Warga Balai Pungut
Portalriau.com - Pinggir - Lahan kebun sawit milik warga Desa Balai Pungut, tepatnya di jalan Batu II RT 04 / RW 03, selalu mendapat gangguan atau dirusak oleh binatang bertubuh tambun/Gajah. Padahal kawasan kebun tersebut bukan merupakan lahan khusus untuk konservasi gajah. Atau dengan kata lainnya, kawanan gajah tersebut sudah keluar dari kawasan konservasi. "Kawanan gajah liar selalu merusak tanaman sawit kami. Dalam setahun ini sudah 6 kali kami menyisif atau menanam kembali tanaman sawit kami yang telah di rusak oleh kawanan gajah liar", ungkap Abdul Al Amin, salah seorang warga Desa Balai Pungut dengan nada kesal. Sementara, salah satu tokoh masyarakat Desa Balai Pungut, Khalifah Tosmen, kepada awak media mengatakan(9/10), kami warga yang khususnya bermata pencarian petani ini sudah sangat terganggu dengan keberadaan kawanan gajah liar yang selalu merusak tanaman sawit kami. Jelasnya, kami selalu rugi, hanya menanam dan menanam saja. Belum lagi tuntutan kebutuhan keseharian kami, terang Khalifah Tosmen. Lanjutnya kemudian, harapan kami pihak-pihak yang terkait, pemerintahan setempat dari Desa, Kecamatan, Kabupaten dan pihak Dinas terkait BKSDA, jangan tinggal diam saja. Bertindaklah berikan solusi terhadap permasalahan ini, harap Khalifah Tosmen. Di sisi lain, Kasi KSDA wilayah III Duri, H.Ginting, ketika di konfirmasi melalui sambungan seluler(9/10), menerangkan, terkait dengan selalu nya kawanan gajah liar masuk ke kebun warga Desa Balai Pungut, awak media tidak memperoleh keterangan yang jelas. Sambungan telepon masuk, namun tidak di angkat. -erwin-