Masyarakat Desak APBD Bengkalis Segera Disahkan

Masyarakat mulai jenuh dengan dagelan yang dipertontonkan para wakil rakyat. Kisruh tampuk pimpinan yang berimbas ke berbagai persoalan, termasuk pengesahan anggaran 2014, dinilai telah merugikan banyak pihak. Terutama masyarakat kecil yang berada di Pulau Bengkalis masih sanagt bergantung kepada APBD.


Bukan rahasia umum lagi, keterlambatan pengesahan APBD 2014 erat kaitannya dengan persoalan yang terjadi di internal DPRD itu sendiri. Segera selesaikan persoalan internal, karena ada kewajiban dan tanggungjawab yang lebih besar dari sekadar persoalan internal itu, ujar Ketua Solidaritas Nelayan Kecamatan Bantan, Abu Samah, Jumat (14/2).


Selama ini (priode kepemimpinan Herliyan-Suayatno) anggaran disahkan pada bulan Januari, satu kali pernah disahkan awal Februari. Tapi untuk tahun 2014 ini, boleh dikatakan paling lambat dari pengesahan sebelum-sebelumnya.


Kami sebagai masyarakat kecil masih sangat tergantung kepada APBD. Ketika anggaran sudah disahkan, proyek-proyek mulai dikerjakan maka masyarakat kecil di kampung-kampung bisa menumpang kerja. Tapi kalau lambat seperti ini, kami yang paling merasakan dampaknya,keluh Abu Samah.


Dirinya sempat menghubungi salah serorang anggota DPRD menanyakan tentang kapan anggaran disahkan. Jawaban yang disampaikan anggota dewan tersebut jadwal ketuk palu belum bisa dipastikan, karena masih ada sebagian anggota dewan yang belum sepakat dengan materi APBD.Verifiasi ke Gubernur


Terpisah Sekretaris Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), Khairul Saleh, berharap Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh menerbitkan Perbup terkait pengesahan APBD Bengkalis. Tanpa persetujuan dewan, APBD tetap bisa disahkan dan diverifikasi langsung ke Gubernur Riau.


Kalau memang tidak jelas kapan anggaran disahkan dan masih saja bersikeras dengan persoalan internal mereka (DPRD), sebagai Bupati terbitkan Perbup saja. Masyarakat lebih membutuhkan ketimbang sekumpulan anggota dewan,ujar Khairul Saleh.


Tokoh muda yang akrab disapa Atah menambahkan, DPRD Bengkalis sebetulnya punya kepentingan yang sangat besar terhadap APBD. Terlebih anggaran yang dibahas adalah anggaran terakhir sebelum mereka lengser dari anggota dewan.


Kalau saya lihat, kawan-kawan di dewan itu memang ogah-ogahan membahas APBD, karena persoalan di inernal mereka. Tapi mau tak mau kawan-kawan juga harus membahasnya, karena ada kepentingan mereka di sana. Ya ketimbang berlama-lama kita sarankan langsung diverifikasi ke Gubernur saja,saran Atah.(gr/red)

 

Berita Terkait

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...

Bupati Maya Hasmita Dorong Siswa Tunas Karya Unggul Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan Gemilang

Labuhanbatu,Portalriau com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, menghadiri pengukuhan siswa-siswi SMA Swasta Tunas Karya Unggul…...

Harry Kane Santai Hadapi Pembicaraan Kontrak Baru di Bayern Muenchen

Olahraga- Harry Kane tidak menunjukkan kekhawatiran mengenai masa depannya bersama Bayern Muenchen. Penyerang asal Inggris tersebut menyebut pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan segera dilakukan, tetapi…...