Menuju Pilpres. PDIP Bentuk Tim Koalisi Pemenangan Jokowi-JK
BAGANSIAPIAPI - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) membentuk Tim Koalisi untuk pemenangan calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), koalisi ini untuk menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014 mendatang.
Rapat koalisi ini diahadiri beberapa partai koalisi pemenangan Jokowi dan JK diantaranya Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Parai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Yang diadakan di salah satu hotel, Senin (2/6) di Bagansiapiapi.
Dalam pembentukan Tim Koalisi pemenangan Jokowi JK di Rohil ini telah di
Ketuai Drs. Jamiluddin dari (PDIP), Sekretaris Ir. Syarifudin dari PKB, dan Bendahara Basiran Nur Efendi dari Nasdem. Sementara dari PKPI di posisikan sebagai wakil Sekretaris Tim, dan Hanura di posisikan sebagai Wakil Ketua Tim.
Ketua Tim koalisi, Drs. Jamiluddin, mengungkapkan, Tim koalisi dari lima partai pendukung bertujuan untuk pemenangan calon presiden Jokowi JK di Indonesia khususnya di Wilayah Rohil. Sehinggaa dengan adanyaa tim akan mempermudah untuk melakukan sosialisasi calon presiden yang telah diusung oleh lima partai koalisi tersebut.
Sebagai mana intruksi oleh DPP PDIP dan DPW PDIP Riau agar secepatnya membentuk tim partai koalisi untuk memenangkan calon pilpres Jokowi JK di daerah masing-masing, makanya untuk di daerah Rohil di bentuk hari ini Tim Koalisi. Dimana inti kepengurusan tim yang ada di SK Tim dari perwakilan partai koalisi, Jamiludin.
Selanjutnya, tambah Jamiludin. Setelah terbentuk tim kolalisi parpol maka semua pengurus sudah bisa bergerak dan bekerja sesuai kengurusan parpol koalisi yang ada di masing-masing daerah, mulai dari tingkat kecamatan hingga perdesaan, selesai terbentuk Tim ini semua porpol sudah bisa mensosialiasikan calon presiden ke pada masyarakat melalui kepengurusan masing-masing parpol. Sudah calon yang di dukung dapat di kenal olleh masyarakat, sehingga dapat memenangkan pemilihan presiden, tegas Jamiluddin.
Dia mengatakan, tugas berat yang akan di lakukan setelah pembentukan Tim koalisi adalah pembentukan saksi. Karna bagaimanapun saksi sangat di perlukan di setiap TPS se Rohil dalam melihat kemenangan calon presiden yang di usung, setelah SK tim pemenangan ini selesai, semua tim sudah mulai bekerja, terutama untuk pembentukan saksi, pemasangan baliho dan mensosialisasikan calon presiden, ungkap Jamiludin.
Lebih jauh di jelaskanya, tim koalisasi di bentuk bukan untuk bagi-bagi kekuasaan atau jatah dann kue yang di dapat. Namun bagaimana menjelaskan kepada masyarakat bahwa calon presiden Jokowi Jk adalah tidak ada bagi-bagi kursi atau jabatan kepada Parpol manapun, ini lah tugas berat kita untuk menjelaskan kepada masyarakat, karna saat ini mayarakat sudah memiliki pilihan masing-masing, hanya kita bagaimana menjelaskan lagi tentang calonn yang kita dukung kemapada masyarakat. Dan tidak mempercayai kampayen hitam yang di sampaikan oleh calon lain, kata Jamiludin.(anto).