Orgil Tanpa Busana Resahkan Warga Duri
Ketika salah seorang anggota Satpol PP Kecamatan Mandau yang melihat kejadian tersebut, langsung menyuruh orgil tersebut untuk memakai pakaian, namun petugas tersebut mendapat perlawan. Orgil tersebut beberapa meludahi petugas tersebut.
Salah seorang warga, Tomi yang melihat fenomena tersebut, sontak menyatakan, "semakin banyak orang gila di Kecamatan Mandau, inilah akibat karena mandulnya Pemerintah dalam menangani hal ini, khususnya UPT Dinas Kesejahteraan dan Sosial Kecamatan Mandau", cetusnya.
"Keberadaan orang gila di suatu wilayah ibaratnya seperti sampah, kalau terus dibiarkan akan menimbulkan bau. Begitu juga orgil, semakin dibiarkan semakin meresahkan banyak orang atau warga", ungkap Tomi kemudian.
Menurut Tomi, berbagai alasan di lontarkan oleh pihak Dinas Sosial Kecamatan Mandau selama ini untuk menolak menangani permasalahan orgil. Seperti, selalu mempertanyakan, mana keluarga dari orgil yang berkeliaran di kota Duri tersebut?. Atau alasan, keterbatasan anggaran. Namun jelasnya, setiap warga negara yang terlantar merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memiliharanya, sesuai amanat UUD 1945".
"Orang-orang gila tersebut, bukan malah an dibiarkan berkeliaran di tengah-tengah masyarakat, tetapi mereka harus ditempatkan di Rumah Sakit Jiwa(RSJ) untuk mendapat pengobatan dan pelayanan yang baik. Karena mereka juga kan manusia", harap Tomi.
-erwin-