Padi Yang Terendam Banjir di Rohul Kian Meluas Capai 948,8 Hektar

Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Menurut sumber dan informasi pihak Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Rohul, tanaman padi terendam banjir di Rohul sekitar 948,8 hektar. Luasan itu terdiri dari tanaman padi sawah capai 60 hektar dan tanaman padi gogo atau padi darat sudah capai 888,8 hektar.

Bukan hanya tanaman padi sawah dan gogo saja, seperti tanaman sayur mayur juga buah-buahan petani, dilaporakan Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) Lapangan ikut terendam, baik jagung, jeruk dan jenis lainnya.

Dinas TPH Rohul juga mencatat, sekitar 22 hektar tanaman jeruk di Kecamatan Ujung Batu ikut terendam banjir. Sedangkan sekitar 15 hektar tanaman jagung yang terendam berada di Kecamatan Bangun Purba.

Jelas Kepala Dinas TPH Rohul, Ir.Sri Hardono MM mengakui, walaupun sudah menerima luas tanaman padi yang terendam banjir.Sampai kini dinas belum menerima laporan dari petugas lapangan atau masyarakat, terkait tanaman padi petani yang mengalami kerusakan atau terencam gagal panen atau puso.

Dirinya memperkirakan, tanaman padi sawah yang terendam banjir, usianya sekitar antara 30-60 hari.

“Kita masih tunggu laporan soal gagal panen. Tanaman padi petani masih dalam kapasitas terendam banjir,”tegas Sri Hardono, kemarin.

Sri Hardono juga berharap, tanaman padi petani yang terendam banjir tidak rusak dan berimbas puso. Karena, usia tanam masih muda. “Tetapi, bila bulir padi sudah berisi, berkemungkinan besar bisa gagal panen,”katanya.

Menurut Sekretaris Dinas TPH Rohul Mubrizal juga menambahkan, hampir ribuan hektar tanaman padi gogo petani yang terendam banjir, pada umumnya dekat daerah aliran sungai atau DAS.

Dirinya meminta, agar aparatur desa melaporkan kepada petugas lapangan jika ada tanaman tanaman pangan milik warga yang terendam banjir, baik itu tanaman padi, jeruk, jagung, dan tanaman sayur-mayur.

Jelasnya lagi, sejauh ini pihaknya belum melaporkan ada tanaman padi petani yang mengalami puso akibat direndam banjir kepada Dinas Pertanian Provinsi Riau dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau. Kerusakan tanaman baru akan diketahui pasca banjir nantinya. (Alfian/MPR)

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...