Pelanggan PLN Komplain PLN Seharian Padamkan Aliran Listrik Tanpa Pemberitahuan
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Masyarakat Rohul sebagai pelanggan PLN, komplain karena dilakukannya pemadaman sejak pagi hari hingga pukul 16.00 Wib, tanpa adanya pemberitahuan dari pihak PLN.
Seperti pengakuan seorang pelanggan listrik, Madi warga Simpang Tangun, Rabu (8/10/2014) mengakui, akibat padamnya listrik sejak pagi hari hingga sore hari, aktifitas usahanya terganggu.
“Jelas, ini merugikan kita sebagai pelanggan PLN. Karena pihak PLN mematikan listrik dari pagi hingga sore tanpa adanya pemberitahuan, sehingga usaha kita terganggu,”terang Madi.
Komplain pelanggan lainnya, juga disampaikan Amin, warga Rambah Tengah Utara, akibat listrik yang padam seharian, mengakibatkan terganggunya usaha kedai miliknya. Karena, untuk minuman dingin biasanya gunakan kulkas, apalagi pada saat ini udara panas dan minuman dingin laku. Tapi, dengan matinya listrik PLN, menyebabkan minuman yang dijualnya dalam kulkas tidak dingin.
“Bukan itu saja, orang yang akan beli jus, juga tidak bisa terlayani. Akibatnya kita rugi, karena setiap harinya banyak pelanggan selain minum kopi, juga minuman dingin dan jus tentunya ini merugikan kita sebagai pelanggan PLN,”kata Amin.
Bukan hanya Madi dan Amin, sejumlah perangkat desa lainnya, juga dibuat terganggu karena matinya listrik. Mereka kewalahan karena tidak bisa membuat surat menyurat, sebelumnya memang menggunakan ginset namun sejak listrik sudah membaik ginset tidak dipakai lagi.
“Biasanya, listrik untuk mengoperasikan computer dan alat printer. Karena surat menyurat sekarang ini, sudah tidak lagi pakai mesin ketik dan semua peralatan menggunakan tenaga listrik. Bila listrik padam, maka tidak bisa bekerja,”ucap sejumlah pegawai di sejumlah kantor desa di Kecamatan Rambah.