Pukesmas Bagansiapiapi Tampung 19.000 Peserta BPJS

BAGANSIAPIAPI - Pusat Kesehatan Masyarakat (Pukesmas) Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah menampung 19.000 peserta Badan Penjelengara Jaminan Sosial (BPJS), jumlah tersebut terdiri dari BPJS umum dan Karyawan. Namun masih juga warga yang belum menddaftar BPJS tersebut.

Untuk wilayah Bagansiapiapi saat ini kita sudah menampung peserta BPJS 19.000 orang, jumlah tersebut terdiri dari kalangan umum dan karyawan peserta, ujar Kepala Pukesmas Bagansiapiapi, Dr. Erwinto, Kamis (26/6) di Bagansiapiapi.

Menurutnya, jumlah peserta BPJS yang sudah terdaftar tersebut saat ini terdiri dari BPJS masyarakat umum dan masyarakat yang sudah memang terdaftar ke jaminan kesehatan seperti Askes, Jamsostek, Askabri, dan Akpol. Namun masih banyak masyarakat miskin yang belum mendaftar ke BPJS, ini lah persoalan kita bagi yang belum mendaftar BPJS, karna kalau tidak ada BPJS pukesmas tidak bisa memberikan rujukan ke RSUD, kalau tetap mau rujukan maka di kenakan biaya. Namunn kalau ada BPJS maka akan di tangung oleh pemerintah, tegas Erwinto.

Tambahnya, bagi peserta BPJS yang hendak ke RSUD tetap mengunakan rujukan dari pukesmas setempat, namun kalau langsung ke RSUD tidak bisa di lakukan. Karna peserta BPJS awal perobatanya harus kepukesmas, namun apabila perlu di rujuk baru akan di rujuk ke rumah sakir umum, presedur protapnya memang seperti itu, tidak bisa peserta BPJS langsung ke RSUD, namun harus ke pukesmas duluu untuk memeinta rujukan. Kecuali sakit yang bersifat amergenci maka bisa langsung ke RSUD, dan rujukannya bisa menyusul, ungkap Erwinto.

Dia mengatakan, Yang di takutkan saat ini, Masyarkat miskin yang belum mendaftarkan ke BPJS, karna tidak bisa di rujuk ke RSUD kalau penyakitnya tidak bisa di tanggani oleh puukesmas. Namun kalau berobat ke pukesmas tetap di layani dan tidak di kenakann biaya alias gratis.

mamang kita maklumi masyarakat miskin kadang-kadang tidak ada biaya untuk membayar preminya, karna untuk makan saja susah, gak mungkin dapat membayar premi. Sementara Jamkesda Rohil nya tidak bisa di gunakan lagi. Baik untuk berobat maupun mendaftar ke BPJS, hal ini terkendala pada data Jamkesda kita tidak ada, jadi tidak bisa bergabung ke BPJS. Namun saat ini kita bersama Diskes Rohil mengusahakan peserta Jamkesda bisa melebur ke BPJS tahun depan, karna juga program pemerinta pusat di tahun 2019 semua masyarakat miskin sudah memiliki BPJS, makanya mulai tahun 2015 sudah diajukan ke BPJS, pungkas Erwanto.(anto)

Berita Terkait

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...

Bupati Maya Hasmita Dorong Siswa Tunas Karya Unggul Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan Gemilang

Labuhanbatu,Portalriau com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, menghadiri pengukuhan siswa-siswi SMA Swasta Tunas Karya Unggul…...

Harry Kane Santai Hadapi Pembicaraan Kontrak Baru di Bayern Muenchen

Olahraga- Harry Kane tidak menunjukkan kekhawatiran mengenai masa depannya bersama Bayern Muenchen. Penyerang asal Inggris tersebut menyebut pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan segera dilakukan, tetapi…...