Pupuk Subsidi Langkah Di Pinggir
PINGGIR-Keberadaan pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Pinggir, Bengkalis, pada pertengahan Tahun 2014 ini sangatlah langkah. Hal tersebut terpantau oleh awak media di beberapa gudang koperasi penyalur pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Pinggir yang kosong.
Jelas dengan langkahnya pupuk subsidi tersebut menyebabkan banyak para petani tidak dapat memupuk tanamannya dengan baik.
Sementara untuk memperoleh pupuk non subsidi, masyarakat jelas harus merogoh kocek yang lebih banyak lagi. Jelas keadaan tersebut sangatlah membebani serta memberatkan perekonomian masyarakat.
Seperti di kelompok tani yang berada di dalam ruang lingkup Koperasi Mulai Mandiri (KMM) di Desa Sungai Meranti, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Yang rata-rata anggota dari kelompok tani tersebut bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
Ketua Koperasi Mulia Mandiri Desa Sungai Meranti, Sutrisno, kepada awak media menyatakan, ada sebanyak 25 kelompok tani yang sekarang ini berada di dalam perhatian kelompok koperasi kita.Yang menjadi kendala bagi kita adalah masalah persediaan pupuk, ungkapnya.
Lanjutnya, pupuk subsidi yang kita usulkan tersebut memang keluar. Akan tetapi tidak sesuai dengan jumlah kuota yang kita usulkan yang datang. Misalnya, pupuk yang kita usulkan itu berdasarkan jumlah kelompok tani yang ada, setelah terealisasi pupuk tersebut tidak sesuai. Contohnya kita ajukan pupuk sebanyak 100 ton, yang terealiasi itu tidak 100 ton, melainkan 70 ton.
Jelas saya sangat berharap kepada pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi, agar dapat merealisasikan pupuk subsidi itu sesuai dengan jumlah kuota yang di usulkan. Agar semua anggota kelompok tani kita atau pun kelompok-kelompok koperasi tani yang lainngnya, dapat memperoleh pupuk merata. Dan hasil pertaniaan pun dapat lebih baik lagi, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para petani, ungkap Sutrisno. -efn-