Tokoh Bakoba Rohul Dapat Gelar “Maestro” Dari Mendikbud RI
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Taslim yang bergelar Datuk Mogek Intan, seorang Sastra Lisan asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang mengembangkan kesenian tradisional bakoba, mendapatkan gelar “Maestro” dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhammad Nuh.
Gelar penghargaan “Maestro” dari Mendikbud RI, diterima Taslim yang ahli memainkan alat musik tradisional “Bokoba” Jumat (3/10/2014) lalu, dimana gelar “Maestro” diberikan Mendikbud RI bersempena malam Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro (AKPM) Seni Tradisi 2014 ke-3 yang diprakarsai Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud RI di Gedung Perfilman Usmar Ismail Jakarta.
Datuk Mogek Intan, salah seorang dari delapan penerima AKPM Seni Tradisi di Tanah Air. Selain piagam, dirinya juga menerima uang pembinaan juga pin emas AKPM 2014. Namun demikian, dana pembinaan yang diterima para Maestro akan tetap dievaluasi setiap tahunnya.
Atas penghargaan itu, cukup membanggakan bagi sosok Taslim. Karena, hingga tahun ini, dari Provinsi Riau baru dua sastra seni yang menerima gelar Maestro. Sebelumnya, penghargaan serupa diterima oleh sastrawan Yazid dari Bengkalis di bidang Seni Zapin. AKPM Seni tradisi telah dilaksanakan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI mulai 2012 silam.
Anugerah penghargaan Maestro yang diterima Taslim didampingi Yusri Syam staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rohul yang ditunjuk Dirjen Kemendikbud RI sebagai pendamping. Selain itu, sebelum menerima Penghargaan Maestro, sebelumnya Taslim juga menerima penghargaan di bidang seni dan budaya, yaitu Anugerah Seni dari Gubernur Riau dan Anugerah Sagang 2007.
Bahkan Taslim mengakui dirinya terkejut sekaligus bahagia, saat dirinya mendapat kabar, dirinya mendapatkan penghargaan sebagai maestro di bidang seni tradisi lisan tahun ini.
Bahkan keterkejutan Taslim ditambah lagi, dengan kehadiran Tim Verifikasi dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI sambangi kediamannya di Jalan Syekh Ismail Pasir Pangaraian pada pertengahan September 2014 lalu.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah atas penghargaan ini, dan penghargaan yang saya dapatkan juga penghargaan untuk Rohul yang tercinta,”kata Taslim Senin (6/10/2014).
Informasi Kepala Disbudpar Rohul Yurikawati mengatakan, juga akan mengundang Taslim pada Upacara Peringatan HUT Kabupaten Rohul ke-15 yang jatuh pada 12 Oktober 2014 mendatang. Karena, Kabupaten Rohul beruntung sehingga patut bangga masih punya warga yang peduli dengan kebudayaan. Dia mengharapkan, Taslim bisa membantu Pemkab Rohul dalam memajukan seni dan budaya, khususnya budaya Melayu Riau.
Kata Yurika lagi, bahwa seni bakoba dilakukan Taslim cukup banyak. Pada 2007, dia pernah menampilkan bakoba Timang dan Tumbai berkolaborasi dengan Tuang Koba dari Desa Ulak Patian yakni Rasid di Lampung dalam Festival Krakatau.(Hendra)