Pansus RTRW Bahas Perkembangan Tata Wilayah Setiap Kecamatan

Pansus RTRW Bahas Perkembangan Tata Wilayah Setiap Kecamatan

Bengkalis,- portalriau.com- Sesuai hasil rapat sebelumnya Pansus RTRW menyepakati untuk turun ke setiap kecamatan namun sebelum itu setiap camat diminta untuk melakukan pertemuan awal dengan kepala desa mensosialisasikan masalah RTRW ini.

 

Demikian disampaikan H. Arianto selaku Ketua Pansus RTRW dalam rapat bersama dinas terkait untuk mengetahui perkembangan tata wilayah setiap kecamatan di Kabupaten Bengkalis, Selasa (01/09/2020). 

 

Selain itu, kepada tim penyusunan RTRW untuk menerima semua usulan yang disampaikan oleh desa, jangan sampai ada yang tertinggal. 

 

Kemudian Sugeng pihak PUPR menyampaikan terkait progres penyusunan RTRW lebih kurang 3 atau 4 minggu dan akan terus melaksanakan koordinasi dan konsultasi terkait penetapan informasi dan komunikasi dengan PUPR Provinsi Riau. 

 

Disamping itu, masalah perikanan yang lagi booming sudah berusaha diakomodir, akan ada waktu khusus untuk membahasnya. Begitu juga kegiatan apa saja yang boleh dilaksanakan dalam suatu kawasan. 

 

Mustar J Ambarita selaku anggota pansus RTRW menyampaikan apabila Perda RTRW sudah disahkan, masyarakat harus tahu dan memahaminya. Karena banyak benturan antara masyarakat dan Perusahaan.

 

Setiap daftar dan peta perusahaan di Kabupaten Bengkalis harus ada supaya lebih mengetahui tata wilayahnya. Dan Pihak perusahan harus disurati supaya tidak terjadi benturan antara masyarakat dan perusahan.

 

Camat-camat di Kabupaten Bengkalis kemudian menyampaikan terkait perkembangan RTRW  di daerahnya masing-masing dan ada juga yang mengusulkan pendapatnya untuk kepentingan masyarakat kedepannya. Salah satunya,  Camat Rupat Utara.

 

"Kedepannya, tidak menutup peluang perubahan desa menjadi desa adat dengan kesediaan wilayah dan lahan walaupun masih angan-angan," ungkapnya. 

 

"Terkait kawasan Balai Raja ada satu aset yang tidak pernah tersentuh oleh kita, yaitu daerah jambore pramuka yang merupakan aset besar dengan luas lahan 3000 hektar diambil oleh orang yang tidak bertanggugjawab, saya berharap kepada pihak bersangkutan untuk turun kelapangan dan mengkaji lebih serius terhadap jambore pramuka tersebut karena merupakan aset kita," Ucap anggota pansus Erwan.

 

Diakhir rapat Zuhandi kembali mengingatkan bahwa setiap usulan yang disampaikan oleh masing-masing camat di masukkan dalam tata ruang. Dan peta tata wilayah supaya dibagikan ke setiap desa supaya desa lebih memahaminya. (Rls Humas DPRD Bengkalis/ Jon) 

Berita Terkait

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...