Berhati Mulia, Babinsa Teluk Jira Bantu Korban Laka Lantas Di Pangkalan Tujuh Inhil
PORTAL RIAU/SUMUT- TEMPULING (30/1/2017) -Babinsa Teluk Jira Serka Syamsul Azman seorang anggota Danramil 03/Tempuling, Beliau adalah Babinsa berhati mulia. Serka Syamsul Azman yang memberikan bantuan kepada korban kecelakaan lalu lintas akibat pecah Ban secara mendadak Ran Vario BM 4706 CB yang di kemudikan oleh Saudara Dodi bersama Istrinya.
Dengan kesigapan dan Ketulusan hati sebagai seorang Anggota TNI AD ataupun Babinsa wilayah binaanya, Serka Syamsul Azman langsung memberikan bantuan kepada korban kecelakaan lalu lintas untuk dibawa ke puskesmas Tempuling guna mendapatkan pertolongan pertama.
Dikatakannya hal tersebut terjadi saat Babinsa sedang melintas hendak melaksanakan pendampingan Upsus Pajale di desa Binaannya dan ketika diperjalanan tepatnya di Kel Pangkalan Tujuh ia melihat kejadian Laka Lantas tunggal yang di akibatkan oleh pecahnya ban Depan Ran Vario milik Dodi beralamat di Simpang Rumbai Kecamatan Kempas tersebut.
"Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Raya Pangkalan Tujuh tersebut murni kecelakaan tunggal akibat pecah ban Depan dan kendaraan tidak bisa terkontrol lagi ,"ungkapnya. Babinsa Teluk Jira Serka Syamsul Azman menjelaskan mengendari sepeda motor berbonceng dengan Istrinya Sdri Santi dari arah rumbai menuju ke Tembilahan dengan kecepatan tinggi dan tiba2 ban depan pecah tidak bisa terkontrol mengakibatkan jatuh sehingga sdr Dodi dan Istrinya mengalami luka robek di bagian Kening dan Muka dan kaki kanan lecet-lecet dan Santi Luka di kaki kanan dan tangan kiri lecet serta punggung memar.
"Pada saat itu kebetulan saya melintas dilokasi kejadian, melihat kondisi korban kecelakaan yang sama-sama sekarat, langsung bergegas membawa korban ke Puskesmas Tempuling guna mendapatkan perawatan,"sambungnya lagi.
Tidak hanya itu ia juga membantu menyelamatkan kendaraan yang sempat jatuh dipinggir Jalan serta mengatur lalu lintas yang sempat macet.
"Setelah sampai di Puskesmas, korban langsung di tangani oleh dokter dan perawat yang sedang berjaga, guna perawatan yang lebih intensif,"tandasnya.(DPR)