Buat Rusuh, Peramai Kongres HMI Dipulangkan Pakai Kapal AL

RENGAT  Setelah membuat kerusuhan di Rengat, tepatnya di Rumah makan Umega hingga Rp 12 juta dan di  Kota Pekanbaru, akhirnya peramai atau penggembira Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau terancam dipulangkan oleh Korp Alumni HMI (Kahmi) menggunakan Kapal Angkutan Laut (AL) melalui Pelabuhan Dumai, Riau.
 
Demikian informasi ini disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Riau, Ardi Basuki kepada sejumlah wartawan yang seperti dilaansir faktariau.com, Senin (23/11). Kata dia, untuk kepulangan peramai kongres, AL sedang mengusahakan lewat Pelabuhan Dumai.
 
"Pokoknya sampai kapal mereka datang dari Sulawesi Selatan. Baik itu penggembira maupun pembuat onar akan dipulangkan," ucapnya tegas.
 
Hal ini juga di benarkan oleh pengurus Ikatan Keluarga Sulawesi Selatan (IKSS) Riau, Mansur saat dikonfirmasi terkait pemulangan peramai kongres yang berasal dari Sulawesi Selatan.
 
"Iya betul, betul. Kita masih koordinasi dengan Kahmi Sulawesi Selatan, menentukan jadwal kapan kapal itu bisa ditarik di Pelabuhan Dumai. Tapi kita berharap sampai kongres selesai semua bisa berjalan aman dan terkendali," harapnya.

Sementara itu, Dari Ajang Kongres HMI yang membuat onar
Berhutang Makan Rp12 Juta, di Wilayah Inhu tepatnyadi Rumah makan Umega Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat Badko HMI Riau-Kepri Minta Maaf
Dampak kekacauan dari Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bukan saja dirasakan oleh warga Pekanbaru, tapi juga dirasakan oleh Warga Indragiri Hulu, pasalnya Rombongan Liar (Romli) dari HMI membuat kerusuhan dengan tidak membayar makanan disalah satu rumah makan disana.
 
Seperti yang dialami rumah makan Umega Inhu yang didatangi lima bus rombongan HMI, setelah rombongan tersebut selesai makan, malah membuat onar tidak membayar makanan yang telah dimakan. Akibat dari aksi tersebut pemilik rumah makan mengalami kerugian hingga Rp12 juta.
 
Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI Riau-Kepri, Munawir Mattareng kepada sejumlah wartawan, Senin (23/11) menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Rombongan Liar HMI di Inhu.
 
"Mereka itu Romli, namun bagaimanapun mereka membawa nama HMI. Atas nama HMI, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Inhu," ungkapnya.
 
Atas kasus tersebut, lanjut Munawir, jika dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Korp Alumni HMI (Kahmi) Inhu untuk mempertanggungjawabkan perbuatan para Romli HMI di Kota Bersejarah itu.
 
"Kasus itu sudah diambil alih Kahmi Inhu, atas nama keluarga besar HMI, sekali lagi kami minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Riau," pintanya (dpr/Lim )

Berita Terkait

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...

Bupati Maya Hasmita Dorong Siswa Tunas Karya Unggul Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan Gemilang

Labuhanbatu,Portalriau com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, menghadiri pengukuhan siswa-siswi SMA Swasta Tunas Karya Unggul…...

Harry Kane Santai Hadapi Pembicaraan Kontrak Baru di Bayern Muenchen

Olahraga- Harry Kane tidak menunjukkan kekhawatiran mengenai masa depannya bersama Bayern Muenchen. Penyerang asal Inggris tersebut menyebut pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan segera dilakukan, tetapi…...

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...