Ratusan Premanisme Suruhan PT SLL Diduga Serang Masyarakat Sei Kumango
PASIR PANGARAIAN-Ratusan premanisme diduga suruhan PT PT Sumatera Silva Lestari (SSL), diduga menyerangkan petani di Desa Sei Kumango, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dengan menggunakan alat berat jenis Becho Lodher, Rabu (19/8) sekitar pukul 11.30 wib.
Informasi ini disampaikan, salah seorang korban yang datang ke Markas Komando (Mako) Polres Rohul, S. Harahap (40), dia dan kawan-kawannya sekitar 400 orang, melaporkan peristiwa penyerangan yang dilakukan premenisme peruhasan PT SLL.
"Kami diserang tanaman padi kami yang sudah berumur 1 bulan dirusak, kami hanya butuh makan dan menghidupi anak-istri, kami minta polisi tangkap pelaku, kami ingin hukum ditegakkan seadilnya, jangan ada sikap premanisme di daerah ini," papar S. Harahap.
Tambahnya, apakah di Rohul ini sudah berlaku hukum rimba, sehingga mereka tanpa memperdulikan kehidupan masyarakat, kemudian Pemda Rohul supaya bertindak, khususnya pihak Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kehutan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul. "Termasuk Ketua Koperasi Subur Nikmat, Desa Sei Kumango, Lias, jangan kriminalkan warga, jangan korban masyarakat Sei Kumango, kami ini butuh keadilan, kami mohon pada polisi supaya memanggil Ketua koperasi tersebut, kami menilai sebab masyarakat sampai ke Polres sampai 400 orang akibat, si Lias itu," tegas S. Harahap.
Ketika peristiwa itu dikonfirmasikan dengan Kapolres Rohul, AKBP Pitoyo Agung Yuwono, dirinya membenarkan kalau masyarakat Sei Kumango atas nama Samsul Azhar Lubis telah melaporkan Tindak Pidana (TP) pengerusakan tanaman padi dan penyerangan, pada Jumat 14 Agustus 2015 lalu sekitar pukul 09.00 Wib, sesaui dengan Laporan Polisi Nomor : LP/109/VII/2015/Riau/Res Rohul.
Lanjutnya, adapun Tempat Kejadian Perkara (TKP), lahan pola mitra masyarakat Desa Sei Kumanggo Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul, sebagai masyarakat Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul. Sedangkan terlapor security dan karyawan PT Sumatera Silva Lestari (SSL). Kemudian, saksi-saksi, H. Sakti Siregar, Pangihutan Siregar.
Dipaparkannya, kronologis kejadian Minggu tanggal 14 Agustus 2015 sekitar pukul 09.00 Wib security dan karyawan PT. SSL yang berjumlah 150 orang datang ke lahan pola mitra masyarakat Sei Kumango Kecamatan Tambusai langsung merusak dan mencabut tanaman padi seluas 50 hektaa yang telah ditanami masyarakat.
"Kemudian hari ini (Rabu) sekitar pukul 11.30 wib karyawan PT SSL melakukan penyerangan kepada masyarakat Sei Kumanggo dengan menggunkan alat berat jenis Becho Lodher, akibat kejadian tersebut masyarakat Desa Sei Kumango mengalami kerugian Rp30 juta," jelas Kapolres Rohul lagi.
Ketika peristiwa ini dicoba dikonfirmasikan dengan Humas PT SSL, melalui telpon Genggamnya, Hand Phonenya hidup tapi tidak diangkat. (mpr/raj)