Kepala Dinas Perkebunan Kampar,Rancang Perubahan Peningkatan Harga TBS Petani Sawit

Kepala Dinas Perkebunan Kampar,Rancang Perubahan Peningkatan Harga TBS Petani Sawit

BANGKINANG KOTA - Sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani sawit swadaya murni pemerintah kabupaten kampar melalui Dinas Perkebunan Kampar tegah merancang proyek perubahan peningkatan harga TBS yang selama ini harganya jauh lebih murah dengan kebun plasma dan inti.

Untuk mewujudkan proyek perubahan harga TBS bagi petani swadaya murni,disela sela kesibukannya Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar Ir.H.Bustan yang saat ini tegah mengikuti Diklat PIM II masih menyempatkan diri untuk menggelar rapat bersama dengan masyarakat,kelompok tani,KUD Se kabupaten kampar yang bergerak dibidang perkebun kelapa sawit yang di dampinggi kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs.Heri Afrizon M.Si kampar serta BPPTPM Kampar di Aula Dinas Koperasi jumat pagi 11/03/16.

Usai rapat bersama pengurus KUD Sekabupaten Kampar Bustan menjelaskan Kabupaten Kampar Merupakan kabupaten yang terluas perkebun sawitnya di Provinsi Riau lebih dari 2 juta Hektar dan masih banyak petani yang belum bisa kita data,untuk hal ini kita harus membentuk Kelompok atau KUD melalui Dinas Koperasi dan UKM Kampar,semua kebun sawit milik masyarakat harus punya izin dan inilah yang akan kami fasilitasi melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Kampar.Ujar Bustan

Ditambahkan Bustan,untuk mewujudkan semua ini kita akan menyusun Perda untuk melindunggi harga jual TBS para petani sawit Swadaya Murni,dalam waktu dekat sebelum Perda ini di Sahkan kita akan buat PerBup agar proyek perubahan harga TBS ini bisa cepat terealisasi ditegah tegah masyarakat para petani sawit swadaya murni.tambah Bustan

,"kita berharap kepada semua KUD dan petani sawit swadaya murni yang ada di Kabupaten Kampar agar bisa bekerja sama dengan Pemda kampar melalui Dinas Perkebunan kampar untuk melakukan Mou Bersama PKS Malindo yang akan beroperasi dalam waktu dekat agar harga TBS para petani bisa tetap stabil dan sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah serta tidak tergantung lagi pada  Veron (pengumpul) yang harganya selalu tidak memihak kepada para petani,"

Bustan berharap Kedepanya kita akan memanggil Veron - Veron yang ada dikampar untuk kita bina serta arahkan agar mereka bisa membuat asosiasi, karena bagaimana pun selama ini mereka telah ikut membantu para masyarakat petani sawit dalam memasarkan hasil perkebunannya.tutup Bustan (dpr/dir/edi)

Berita Terkait

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...