Bupati Rohul Mengurus Agama Butuh Perhatian Khusus
ROKAN HULU-Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad sering disampaikannya diberbagai kesempatan mengurus program keagamaan di Negeri Seribu Suluk butuh perhatian khususnya, sebab tidak semua pemimpin yang piawai mengurus hal tersebut.
Achmad tahun 2016 mendatang akan meninggalkan jabatannya sebagai Bupati Rohul, sosok religus sangat dibutuhkan untuk menata bangsa ini, supaya filosofi Negeri Seribu Sulukk tidak hanya sebagai simbol saja. Namun faktanya pengalaman ajaran Islam benar-benar diterapkan di tengah-tengah masyarakat.
Komitmen Bupati Rohul, sehingga negeri ini mendapat penghargaan dari Kemenag RI Jakarta pada tahun 2013 lalu yakni Apresiasi Pendidikan Islam (API), begitu juga dengan aktifitas di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Rohul, sehingga dari mana-mana datang ke Rohul hanya untuk berkunjung ke masjid tersebut, bahkan MAMIC Rohul sebagai masjid terbaik di Provinsi Riau.
Disampaikan Bupati Rohul jika berhasil mengurus agama ini, berarti telah berhasil mengurus rakyat dan menyelamatkan rakyat dunia dan akhirat. "Kalau ungkapan mengurus agama tidak perlu campur tangan pemerintah itu keliru, sedangkan kita aktifpun belum dilaksanakan," tegasnya.
Lanjutnya, tidak mungkin orang disuruh shalat, sedangkan yang menyuruh saja tidak melaksanakan. "Jadi kita semua aparatur wajib melaksanakan shalat Dzuhur dan Ashar di MAMIC Rohul, kita melakukan iktikaf bersama, kemudian lakukan puasa senin/kamis," ujarnya.
Untuk melanjutkan program keagamaan ini, terang Achmad perlu kepiawaian seorang pemimpin, kalau ada kebijkasanaan yakinlah nanti lama-lama simbol Negeri Seribu Suluk hanya sebuah nama tapi aplikasi akan tidak makin jelas di tengah-tengah masyarakat. "Nanti kita harapkan pemimpin di masa mendatang supaya memikirkan agama ini dan tetap eksis dilaksanakan," pungkasnya. (dpr/adv/humas)