Jelang MTQ Siak, Qori dan Qoriah Kab Bengkalis di Training

Jelang MTQ Siak, Qori dan Qoriah Kab Bengkalis di Training

BENGKALIS –Untuk meningkatkan kemampuan 39 qori dan qoriah, yang akan diutus sebagai peserta kafilah Kabupaten Bengkalis pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau XXXIV, di Kabupaten Siak mendatang, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) melakukan Training Center (TC).

Pembinaan atau TC yang rencananya akan berlangsung selama 12 hari kedepan ini, dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Bengkalis, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H Burhanddin,  Kamis (10/9/2015) malam.
 
Dalam sambutan, Sekda Burhanuddin mengatakan bahwa kegiatan pemusatan pelatihan qori dan qariah ini sangat baik dan perlu dilakukan. Selain sebagai ajang pembinaan dan memantapan seni bacaan serta untuk mengasah mental peserta, TC ini diharapkan juga mampu menjadi wahana untuk mensyi’arkan nilai dan isi kandungan Al Qu’ran di tengah-tengah masyarakat.

“Karena membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang tentunya akan mendapatkan pahala. Terlebih membacanya dengan mengikuti kaedah-kaedah melafaskannya dan dilantunkan dengan suara yang merdu, indah dan penuh irama, baik murratal dan qiraa,” ujar Sekda.

Dilanjutkannya, pembinaan terhadap para kafilah diharapkan juga harus dilakukan secara istiqamah dan terus-menerus serta tersistem dan menghindari cara-cara yang instan. Semua pihak, mulai dari panitia, instruktur dan pihak yang terlibat lainnya, harus menjadikan kegiatan pemusatan latihan ini sebagai sebuah amal untuk beribadah.

Bagi para peserta pemusatan latihan, Sekda berpesan agar berlatih semaksimal mungkin, sehingga diharapkan pula dapat meraih prestasi gemilang.

“Seriuslah mengikuti semua kegiatan training center ini, dan selalu memperhatikan petunjuk, bimbingan, serta arahan dari pelatih. Serta yang tidak kalah pentingnya, selama pelatihan dan jelang penyelenggaraan mtq xxxiv tingkat provinsi riau tahun 2015 di kabupaten siak nanti, tetapnya menjaga kesehatan,” katanya.

selain itu, setiap peserta pemusatan latihan hendaknya istiqomah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, serta selalu meminta doa restu kepada kedua orang tua, suami atau istri, serta keluarga. Karena keberhasilan dari apapun yang kita lakukan tidak akan terlepas dari dukungan dan do’a mereka.

Turut hadir dan mendampingi Sekda dalam pembukaan tersebut, Asisten I Setda Bengkalis, H Amir Faisal, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto, Kakan Kemenang, diwakili Kasi Bimas Islam, H Samsir, Perwakilan Pelatih Provinsi Riau, Asyari Nur.

Kemudian, turut hadir juga sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, para pelatih sebanyak 25 orang, yaitu 8 orang dari provinsi dan 17 orang dari Kabupaten Bengkalis sendiri.

Adapun 39 peserta yang terdiri dari qori-qariah, hafidz-hafidzah, mufassir-mufassirah, khatat-khatatah, regu fahmil dan syarhil serta Menulis Makalah Ilmu Al-Qur’an (M2IQ) ini bakal dibina oleh 25 pelatih. Terdiri dari 8 pelatih Provinsi Riau dan 17 pelatih Kabupaten Bengkalis, salah satunya adalah Yossi Okta, qariah terbaik cabang qira’at sab’ah tahun 2014 lalu di Batam.

Menggali Potensi SDM

Dalam menggali potensi Sumber Daya Manusia  (SDM) yang ahli Al-Qur’an, Penjabat (Pj) Bupati, H Ahmad Syah Harrofie meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis untuk lebih intensif melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan Al-Qur’an, pondok tahfidz Al-Qur’an yang ada, maupun dengan para guru ngaji.

“Karena melalui pendekatan ini, insya allah, ke depan, kita akan mudah mencari bibit-bibit dan kader-kader yang bisa dibina untuk lebih profesional lagi,” ujar Pj Bupati pada acara pembukaan Training Center (TC) qori dan qoriah yang akan diutus sebagai peserta kafilah Kabupaten Bengkalis pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau XXXIV, di Kabupaten Siak tahun ini, Kamis (10/9/2015) malam.

Pada acara pembukaan TC yang dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksmana Raja Dilaut itu, Sekda juga berpesan dan memintah  agar pembinaan khususnya yang diselenggarakan oleh LPTQ, dapat dilakukan secara terarah, terpadu dan berkelanjutan.

“Langkah ini juga penting, agar Kabupaten Bengkalis dalam jangka panjang memiliki kader-kader kafilah MTQ yang siap mengikuti berbagai event. Sebab, untuk meraih sebuah prestasi gemilang di setiap event, harus dimulai dari keseriusan seluruh elemen, baik itu pribadi, stakeholder dan masyarakat,” sebutnya.

Adapun program pembinaan dimasud, lanjut Sekda, seperti menghantarkan anak-anak kita untuk belajar ke daerah lain yang dinilai lebih baik. Sehingga upaya-upaya menggali potensi SDM yang ahli Al-Qur’an dapat terwujud dan terlaksana dengan baik.

“Kami juga minta frekuensi pembinaan dan pelatihan terhadap para peserta, dilakukan secara berkesinambungan. Karena secara keyakinan, sesuatu kebaikan yang dilakukan untuk mengagungkan ayat-ayat Allah, Isnya Allah keberkahan akan kita dapatkan di daerah yang kita cintai ini,” harapnya.

Untuk itu, Imbuhnya, pembinaan terhadap para kafilah harus dilakukan secara istiqamah dan terus-menerus serta tersistem dan menghindari cara-cara yang instan. “Kepada semua pihak, mulai dari panitia, instruktur dan pihak yang terlibat lainnya, harus menjadikan kegiatan pemusatan latihan ini sebagai sebuah amal untuk beribadah,” pungkasnya.

Adapun jumlah qori dan qoriah yang mingikuti TC ini sebanyak 39 orang. Mereka nantinya akan diutus sebagai peserta kafilah Kabupaten Bengkalis pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau XXXIV, di Kabupaten Siak tahun ini.

Sementara 39 peserta itu terdiri dari qori-qariah, hafidz-hafidzah, mufassir-mufassirah, khatat-khatatah, regu fahmil dan syarhil serta Menulis Makalah Ilmuah A-Qur’an (M2IQ). Dimana mereka akan dibina oleh 25 pelatih. Terdiri dari 8 pelatih Provinsi Riau dan 17 pelatih Kabupaten Bengkalis, salah satunya adalah Yossi Okta, qoriah terbaik cabang qira’at sab’ah tahun 2014 lalu di Batam.

Asli Putra Putri Daerah

Selain memberikan pembinaan kepada 39 qori dan qoriah yang dirangkum dalam kegiatan Training Center (TC), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis saat tengah berupaya Istiqamah untuk tetap tidak meng-impor kafilah dari luar daerah.

Hal ini terbukti dan disemarakkan lewat tema kegiatan TC qori dan qoriah yang dipusatkan di Kota Bengkalis jelang pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau XXXIV, di Kabupaten Siak akan datang.

‘Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi’, begitulah bunyi dari tema yang digagas LPTQ Bengkalis untuk TC yang akan dilaksanakan 12 hari ini.

Dari tema tersebut, saat berbincang-bincang, Ketua LPTQ Kabupaten Bengkalis H Arianto mengatakan bahwa tema ini termasuk moto LPTQ itu sendiri. Dimana dengan falsafah ini diharapkan dapat memberikan yang terbaik kepada Kabupaten Bengkalis dalam pembinaan qori dan qoriah.

“Tema ini juga mengandung makna, kalau seluruh kafilah yang kita persiapkan untuk mengikuti  MTQ XXXIV ini tidak ada satu pun yang ‘diimpor’ dari daerah lain. Sehingga ungkapan ‘Kalau Bukan Kita Siapa Lagi’ ini, ini lah yang menunjukkan jati diri kita sekarang,” Ujar Ketua Harian LPTQ Bengkalis, H Arianto, Kamis (10/9/2015) malam.

Sedangkan ungkapan “Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi’, lanjut Arianto ini adalah langkah percepatan LPTQ Bengkalis untuk melakukan hal yang seharusnya dilakukan. Baik dalam membina ataupun membudayakan diri agar tidak memakai qori dan qoriah dari luar daerah.

“Kalau bukan kita yang memulai untuk menggunakan putra-putri tempatan pada MTQ, siapa lagi. Inilah maksudnya. Kita mengatas namakan Daerah, tentu sangat tidak baik jika kita mengambil atau menggunakan putra-putri daerah lain,,” tutup Arianto.

Sementara itu, Penjabat Bupati H Ahmad Syah Harrofie juga telah mengungkapkan kalau dirinya menjamin seluruh kafilah Kabupaten Bengkalis yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Riau tahun 2015 di Kabupaten Siak tidak ada kafilah ‘naturalisasi’ atau yang dipinjam dari daerah lain.

“Jangankan untuk mendatangkan, niat untuk itu saja kami tidak ada. Insya Allah, bukan hanya 100 persen tapi 1.000 persen seluruh kafilah Kabupaten Bengkalis yang akan mengikuti MTQ XXXIV tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Siak pada November 2015 mendatang, semuanya produk lokal. Anak-anak tempatan,” ujar Ahmad Syah, belum lama ini.

Ketika diminta komentarnya kemungkinan adanya kabupaten/kota lain yang akan memakai ‘jasa’ dari daerah lain. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini sama sekali tak mau menanggapinya.

“Sebaiknya kita bicara kafilah Kabupaten Bengkalis saja. Tak elok suudzon(berprasangka buruk),” ujar Ahmad Syah seraya mengatakan sejak beberapa waktu lalu Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an terus melakukan pembinaan untuk persiapan MTQ XXXIV tersebut.(dpr/bam)

Berita Terkait

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...

Bupati Maya Hasmita Dorong Siswa Tunas Karya Unggul Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan Gemilang

Labuhanbatu,Portalriau com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, menghadiri pengukuhan siswa-siswi SMA Swasta Tunas Karya Unggul…...

Harry Kane Santai Hadapi Pembicaraan Kontrak Baru di Bayern Muenchen

Olahraga- Harry Kane tidak menunjukkan kekhawatiran mengenai masa depannya bersama Bayern Muenchen. Penyerang asal Inggris tersebut menyebut pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan segera dilakukan, tetapi…...

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...