Sambut HKN, Puskesmas Panipahan Gelar Perlombaan
PANIPAHAN - Dalam rangkah menyambut hari kesehatan nasional (HKN) ke 51 tahun yang jatuh pada tanggal 12 November 2015, Pusat kesehatan Masyrakat (Puskesmas) Panipahan, kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) membuka berbagai perlombaan seperti lomba cuci tangan pakai sabun untuk tingkat kelas 1 SD, penyuluhan kesehatan dengan judul Hiv/Aids, Filariasis untuk kader kesehatan remaja (KKR) tingkat SMP dan SMA dan perlombaan lainnya.
Demikian disampaikan Kapus Panipahan, Dr Netti Juliana, senin (2/11) melalui sambungan selulernya. "Untuk kader posyandu antar kepenghuluan lomba senam jantung sehat dengan satu tim berjumlah 6 orang.Sedangkan untuk tenaga kesehatan sekecamatan palika kami membuat lomba senam jantung sehat antar pns, honor dan tenaga kesehatan suka rela (TKS), "ujar Netti.
Netti Mengaku telah mengadakan senam jantung sehat dihalaman puskesmas pada sabtu (31/10) kemaren. "alhamduliilah pesertanya sangat ramai terutama dari kalangan ibu rumah tangga dan staf puskesmas, ibu- ibu tampak semangat mengikuti senam. Nah, ini menunjukan bahwa mereka menyadari senam dan olahraga baik untuk kesehatan tubuh, "kata Netti.
Pelaksanaan lomba direncanakan selama 2 hari sebelum HKN. Dan saat ini sudah kita sebarkan surat edaran kesekolah. "Kepada ibu TP-PKK kepenghuluan bagi yang mau mengikuti perlombaan agar mendaftar sebelum tanggal di puskesmas panipahan di bagian promosi kesehatan (promkes) , "pesannya.
Untuk Tema HKN ke 51 tahun 2015 ini adalah 'generasi cinta sehat siap membangun negeri'. Makanya kita dalam lomba ini melibatkan mulai dari anak usia sekolah sampai masyarakat yang berperan serta dalam membantu tugas kami dibidang kesehatan.
Kesehatan adalah salah satu nikmat dari Tuhan yang perlu kita jaga dan harus kita syukuri setiap hari nya. Karena tingkat kesehatan di Indonesia belum stabil dalam peningkatan kesehatan penduduknya, kita mengajak kepada rekan rekan, sahabat sahabat untuk bersama sama mengajak keluarga maupun masyarakat disekitar kita untuk senantiasa menjaga kesehatan jasmaninya.
Kesehatan memanglah bukan segalanya, namun jika kita tidak sehat maka segalanya tidak ada artinya bagi kita.Karena kesehatan adalah hak bagi setiap orang maka pelayanan dan perhatian bagi kesehatan masyarakat di Indonesia memang sudah waktunya untuk didahulukan.
''Kita sebagai warga negara indonesia harus turut mewujudkan cita cita bangsa kita yaitu bangsa yang sehat penduduknya, sehat para pemimpinnya dan sehat akan anak anak bangsanya. Dengan terciptanya penduduk yang sehat maka akan melahirkan pemimpin dan penerus bangsa yang sehat pula, '' pungkas Netti. (Dpr/Af)